TRANSFORMASI PEMBELAJARAN KIMIA DI ERA DIGITAL

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Pendidikan
Rp. 81.000 Rp. 90.000
Qty :

JUDUL :

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN KIMIA DI ERA DIGITAL

PENULIS :

Lusiana Alawiyah, S.Si

SINOPSIS :

Mengapa kimia sering kali menjadi momok yang menakutkan bagi peserta didik.? Jawabannya terletak pada sifatnya yang abstrak. Bagaimana mungkin seorang siswa memahami interaksi submikroskopis yang tak kasat mata hanya melalui penjelasan verbal dan buku teks statis.? Di tengah keterbatasan fasilitas laboratorium fisik dan dinamika pendidikan abad ke-21, para pendidik kini dihadapkan pada tantangan besar: beradaptasi atau tertinggal dalam metode konvensional yang mulai kehilangan relevansinya.

Melalui buku Transformasi Pembelajaran Kimia di Era Digital, penulis menghadirkan kompas bagi para pendidik untuk menavigasi perubahan tersebut. Buku ini membedah secara komprehensif bagaimana teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan laboratorium virtual bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan elemen kunci dalam membangun pemahaman konseptual yang kokoh. Penulis menyoroti pentingnya menjembatani "Johnstone’s Triangle" menghubungkan level makroskopik, mikroskopik, dan simbolik, agar kimia tidak lagi dianggap sebagai sekumpulan rumus yang harus dihafal.

Keunggulan utama buku ini terletak pada pengenalan model inovatif: Digital Deep Chemistry Learning (DDCL). Model ini dirancang untuk memicu pembelajaran mendalam (deep learning), di mana siswa didorong untuk melakukan inkuiri kritis, eksplorasi virtual yang aman, hingga refleksi konseptual yang bermakna. Dengan pendekatan yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka, DDCL menawarkan solusi strategis bagi sekolah yang menghadapi kendala alat dan bahan praktikum, memastikan setiap siswa mendapatkan pengalaman ilmiah yang setara dan inklusif.

Buku ini adalah referensi wajib bagi guru, dosen, mahasiswa keguruan, dan praktisi pendidikan yang ingin mengubah wajah kelas kimia menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan adaptif. Saatnya bertransformasi dan temukan bagaimana sinergi antara teknologi dan pedagogi mampu melahirkan generasi ilmuwan masa depan yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga matang secara intelektual.