Judul:
Rumah Adat di Tapanuli Selatan
Penulis:
Suryanti Suraja Pulungan, M.T.
Nurhasana Siregar,M.Sc.
Wirna Arifitriani, S.Si., M.Sc.
Abdillah Rahman
Ary Abdillah Hasibuan
Sinopsis:
Rumah adat bukan sekadar bangunan tradisional, melainkan representasi identitas budaya, kearifan lokal, serta kecerdasan masyarakat dalam beradaptasi dengan lingkungan. Buku ini mengupas secara mendalam karakteristik arsitektur rumah adat Tapanuli Selatan, mulai dari sejarah, bentuk bangunan, arah orientasi, model atap, jendela jalusi, hingga fungsi sosial dan budaya yang melekat di dalamnya. Berbagai rumah adat seperti Bagas Godang Muaratais, Pijorkoling, Marancar, dan Sipirok menjadi objek kajian yang memperlihatkan kekayaan warisan budaya yang masih bertahan hingga saat ini.
Selain membahas aspek arsitektural, buku ini juga menguraikan material penyusun rumah adat, khususnya berbagai jenis kayu lokal seperti ingul, meranti, dan kapur yang memiliki karakteristik teknis tersendiri. Pembaca diajak memahami hubungan antara sifat fisik kayu, sistem struktur bangunan, teknik sambungan tradisional, konstruksi rangka atap, kolom, balok, hingga pondasi yang dirancang untuk memberikan ketahanan terhadap iklim tropis dan bencana alam seperti gempa bumi. Kajian ini memperlihatkan bahwa teknologi konstruksi tradisional memiliki nilai ilmiah yang tetap relevan hingga masa kini.
Lebih dari sekadar kajian teknik bangunan, buku ini mengungkap makna filosofis yang terkandung dalam setiap ornamen, warna, dan elemen rumah adat. Nilai-nilai kepemimpinan, gotong royong, keadilan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap alam tercermin dalam setiap detail arsitekturnya. Dengan memadukan perspektif budaya, sejarah, dan teknik sipil, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, mahasiswa, praktisi konstruksi, pemerhati budaya, serta generasi muda yang ingin mengenal dan melestarikan warisan arsitektur tradisional Indonesia.