JUDUL :
MENYIRAM TANAH GERSANG
PENULIS :
Yusrijal Datuk Makhudun, S.Pd.
SINOPSIS :
Setiap kita bertanggung jawab untuk menanam dan menumbuhkan karakter. Akan tetapi, penumbuhan tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hambatan dalam menumbuhkan karakter tersebut. Ada saja rumput-rumput liar yang mengganggu pertumbuhannya. Hal itu membuat karakter menjadi lumpuh, bahkan mati.
Penumbuhan karakter saat ini seperti menanam tanaman di tanah gersang. Tanah gersang penumbuhan karakter terbentang luas, muncul di mana-mana. Arus globalisasi, ketidakpedulian orang tua, dan sikap masa bodoh masyarakat adalah tanah gersang. Selain itu, berkurangnya keteladanan, perilaku public figure yang tidak mendidik, internet serta tontonan yang melawan visi edukasi menambah gersangnya lahan.
Penyiraman karakter semestinya berkelanjutan. Kontinuitasnya dibarengi dengan keteladanan, pembiasaan, pengawasan dan regulasi. Tidak kalah pentingnya, reinforcement (penguatan), punishment (hukuman), apresiasi, dan reward (hadiah). Dengan menyiram tanah gersang ini diharapkan karakter akan tumbuh dan berbuah manis.
Buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan peristiwa dan fenomena yang terjadi serta tokoh-tokoh inspiratif. Berkacalah kepada peristiwa alam yang menginsprasi. Belajar mempertajam rasa sehingga karakter akan tumbuh dengan subur. Buku ini dibarengi dengan cerita inspiratif sehingga pembaca diajak berkelana untuk mendapatkan butiran yang bernas tentang karakter. Salam literasi!